Protokol & Standar
Ocpp(Protokol Titik Pengisian Terbuka)
OCPP, yang merupakan singkatan dari Open Charge Point Protocol, ibarat bahasa pemersatu untuk stasiun pengisian kendaraan listrik (EV). Ini adalah aspek dasar dari infrastruktur pengisian modern, memungkinkan stasiun pengisian berinteraksi dengan sistem manajemen terpusat.
Secara esensial, OCPP adalah spesifikasi terbuka yang memungkinkan stasiun pengisian EV berkomunikasi dengan sistem manajemen terpusat. Ini bertindak sebagai antarmuka universal yang memastikan interaksi yang lancar antara berbagai komponen.
Analogi Smart Home: Konsep OCPP dapat dibandingkan dengan sistem rumah pintar. Seperti halnya perangkat pintar seperti sakelar lampu, pendingin udara, dan pintu garasi yang bertukar pesan dengan sistem kontrol pusat (misalnya, ponsel pintar), OCPP memungkinkan stasiun pengisian EV berinteraksi dengan pusat utama. Segalanya dapat dikontrol dan dipantau dari satu tempat, menyediakan jaringan yang kohesif dan cerdas.
PWM(Pulse Width Modulation)
Pulse Width Modulation (PWM) adalah teknologi kritis yang digunakan dalam Peralatan Penyediaan Kendaraan Listrik (EVSE) untuk berkomunikasi mengenai arus pengisian maksimum ke Kendaraan Listrik (EV).
Cara Kerjanya: PWM bekerja dengan bervariasi lebarnya pulsa 'nyala' dan 'mati' dalam sinyal periodik, mengontrol jumlah daya yang dikirim ke beban. Dalam konteks pengisian EV, sinyal PWM diterapkan pada sirkuit pilot kontrol.
Siklus Tugas: 'Siklus tugas' merujuk pada persentase waktu sinyal 'nyala' dalam satu siklus lengkap. Ini menentukan arus pengisian yang ditentukan EVSE untuk EV. Standar IEC 61851-1 mendefinisikan arti dari nilai-nilai siklus tugas yang relevan.
Aturan Pengisian: Nilai-nilai siklus tugas yang berbeda sesuai dengan kondisi pengisian yang berbeda. Sebagai contoh, jika siklus tugas kurang dari 3%, pengisian tidak diizinkan. Nilai lainnya akan mendefinisikan berbagai kecepatan pengisian, memastikan pengisi daya dan kendaraan setuju tentang laju pengisian.
Pentingnya dalam Pengisian EV: Kontrol presisi PWM memungkinkan pengisi daya dan kendaraan berkomunikasi secara efektif, mengoptimalkan proses pengisian. Dengan mendefinisikan siklus tugas tertentu untuk berbagai keadaan pengisian, ini memastikan keselamatan dan efisiensi dalam proses pengisian, menampung berbagai kebutuhan dan keterbatasan pengisian.
Secara keseluruhan, PWM dalam pengisian EV bertindak sebagai protokol komunikasi canggih antara kendaraan dan peralatan pengisian, mendefinisikan aturan untuk bagaimana kendaraan harus diisi. Kontrol presisi arus pengisian sesuai dengan standar yang ditetapkan memastikan pengalaman pengisian yang lancar, aman, dan efisien, menyesuaikan dengan persyaratan spesifik setiap EV.
BMS (Sistem Manajemen Baterai)
Sebuah BMS adalah sistem elektronik kompleks yang mengelola baterai isi ulang, baik sel tunggal maupun seluruh paket baterai.
Memantau: Melacak berbagai parameter seperti tegangan, arus, suhu, dan tingkat muatan (SOC).
Kontrol: Mengatur proses pengisian dan pembuangan daya, memastikan baterai beroperasi dalam batas aman.
Menyeimbangkan: Memastikan sel-sel di dalam paket baterai muat dan buang secara merata, memaksimalkan efisiensi dan umur panjang.
Melindungi: Menerapkan langkah-langkah keamanan untuk mencegah kelebihan pengisian, overheating, sirkuit pendek, dan kondisi berbahaya lainnya.
Berkomunikasi: Berinteraksi dengan sistem kendaraan lainnya, memberikan data dan diagnostik yang memberi tahu pengemudi dan kontrol elektronik lainnya.